Uun Triya Tribuce
Malang, 31 Agustus 2025 – Uun Triya Tribuce menjadi narasumber dalam kegiatan Women Interfaith & Peacebuilding yang diselenggarakan secara kolaboratif oleh IPTh. Balewiyata, Majelis Agung Gereja Kristen Jawi Wetan, United Evangelical Mission (UEM), dan Gusdurian Malang. Dalam forum yang diikuti 25 peserta perempuan lintas iman ini, Uun Triya menyampaikan materi tentang meditasi sebagai bekal membangun perdamaian di tengah masyarakat majemuk.
Kegiatan ini merupakan bagian dari pelatihan yang bertujuan memperkuat kapasitas perempuan lintas agama agar berdaya dalam mewujudkan keadilan sosial. Peserta diajak mendalami isu-isu penting terkait identitas, agama dan masyarakat, perdamaian, gender, serta dialog lintas iman. Selain itu, pelatihan juga membekali keterampilan praktis membangun proyek perdamaian, memperluas jejaring lintas iman, dan menerapkan pengetahuan melalui aksi nyata di komunitas masing-masing.
Dalam paparannya, Uun Triya menekankan bahwa meditasi tidak sebatas praktik duduk diam, melainkan latihan batin untuk mengembangkan sati atau perhatian penuh. Sati dalam tradisi Buddhis dipahami sebagai kesadaran yang hadir pada setiap momen, sekaligus kemampuan membedakan hal yang bermanfaat dan tidak bermanfaat. Melalui pengembangan sati yang berpadu dengan kebijaksanaan (sampajañña), seseorang dilatih untuk “eling lan waspada” sehingga terbiasa berpikir, berucap, dan bertindak dengan niat baik. Dengan cara itu, meditasi diyakini mampu mencegah munculnya konflik serta memperkuat peran perempuan lintas iman sebagai agen perdamaian.
WOMEN INTERFAITH