Berita Detail

Kertarajasa's Admin

STAB Kertarajasa turut berpartisipasi dalam Konferensi Nasional Akademik Sriwijaya (KONFAS) 2025 yang diselenggarakan STABN Sriwijaya di Tangerang pada 18-19 Juni lalu. Konferensi ini menjadi wadah berbagi pengetahuan dan pengalaman bagi akademisi dari berbagai institusi.

 

Latifah, salah satu dosen STAB Kertarajasa, berkesempatan mempresentasikan penelitiannya tentang "Kunjungan Akademik ke Galeri Santa Ursula Malang: Analisis Persepsi Mahasiswa STAB Kertarajasa dalam Penguatan Literasi Agama dan Moderasi Beragama". Dalam presentasinya, Latifah berbagi temuan menarik bagaimana pengalaman langsung mengunjungi tempat ibadah lain dapat memperkaya pemahaman mahasiswa tentang keragaman beragama.

 

"Melalui pendekatan experiential learning, mahasiswa tidak hanya belajar teori tetapi juga merasakan langsung nilai-nilai universal yang ada dalam berbagai tradisi," ujar Latifah. Penelitian yang melibatkan 15 mahasiswa ini menunjukkan bagaimana interaksi langsung dapat membangun pemahaman yang lebih utuh tentang moderasi beragama. Namun, seperti yang digarisbawahi Latifah, kunjungan studi memerlukan desain pembelajaran yang matang  mencakup refleksi pembelajaran. Atas peelitiannya ini, Latifah menerima penghargaan Best Paper dalam konferensi ini.

 

Selain Latifah, Rista Mimin Nur Hayati, dosen lainnya dari STAB Kertarajasa, juga berbagi pemikiran melalui paper berjudul "Harmoni dalam Keberagaman: Dinamika dan Keberlanjutan Pendidikan Buddha di Indonesia menuju Moderasi Beragama". Paper ini mengajak melihat lebih dalam tentang peran pendidikan agama Buddha dalam membangun harmoni sosial.

 

Tak kalah menarik, Olivia Maharani, alumni STAB Kertarajasa yang sedang menjalani pengabdian masyarakat, membagikan pengalamannya dalam paper "Pengalaman Pengabdian Masyarakat Atthasilani di Vihara Asoka Arama, Bali". Presentasinya mengupas dinamika dan pembelajaran dari kegiatan pengabdian di masyarakat.

 

Keikutsertaan dalam KONFAS 2025 ini menjadi kesempatan berharga untuk belajar dari berbagai pemikiran dan pengalaman baru. "Kami sangat mengapresiasi penyelenggaraan konferensi seperti ini yang mempertemukan berbagai perspektif," ungkap Latifah. Acara ini juga menjadi bentuk nyata kampus sebagai penghasil pengetahuan, bukan sekadar transfer pengetahuan. Partisipasi dalam kegiatan akademik ini diharapkan dapat terus memperkaya wawasan dan menjadi inspirasi untuk pengembangan pembelajaran di STAB Kertarajasa.

Konferensi Nasional

KONFAS

STABN Sriwijaya